Kredit Foto: Unsplash/Mika Baumeister
Entitas tersebut ingin menjual data Bais TNI yang memuat nama, satuan hingga aksi unjuk rasa berukuran 773 kilobyte (kB) dengan harga 1.000 dollar AS, sedangkan file berukuran 33,7 gigabyte (GB) dengan Harga 7.000 dollar AS di Breach Forums.
Data yang diretas dalam laman tersebut berdasarkan penelusuran Kompas pada Rabu (26/6/2024) berupa nama-nama prajurit, pangkat, asal satuan, email, nomor telepon, nomor registrasi pokok (NRP), hingga data aksi-aksi unjuk rasa.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: