Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Retas Akun WhatsApp Pejabat, Ada Tawaran Hadiah Rp158 Miliar untuk Tangkap Hacker

Retas Akun WhatsApp Pejabat, Ada Tawaran Hadiah Rp158 Miliar untuk Tangkap Hacker Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah sebesar 10 juta dolar AS atau sekitar Rp158 miliar bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi mengenai dua kelompok peretas asal Rusia, UNC5792 dan UNC4221.

Pemerintah AS menduga kedua kelompok tersebut memiliki keterkaitan dengan pemerintah Rusia dan terlibat dalam serangan siber yang menyasar akun aplikasi pesan instan terenkripsi, seperti Signal dan WhatsApp, milik sejumlah tokoh penting dunia.

Target serangan disebut mencakup pejabat pemerintah, jurnalis, hingga aktivis hak asasi manusia (HAM). Aksi tersebut diduga bertujuan memperoleh akses terhadap komunikasi dan informasi yang bersifat sensitif.

Berdasarkan hasil investigasi otoritas keamanan siber AS, kelompok UNC5792 dan UNC4221 tidak membobol sistem enkripsi end-to-end yang digunakan Signal maupun WhatsApp.

Sebaliknya, para pelaku memanfaatkan teknik social engineering untuk mengelabui korban agar menyerahkan informasi penting, seperti kunci pemulihan akun, kode PIN, hingga kode verifikasi satu kali pakai (OTP).

"Begitu mereka berhasil mendapatkan kunci-kunci akses tersebut, para peretas dapat melewati seluruh protokol keamanan yang ada dan mengambil alih kendali penuh atas ruang obrolan pribadi korban," demikian keterangan otoritas keamanan siber AS.

Melalui program sayembara tersebut, Departemen Luar Negeri AS berharap masyarakat dapat memberikan informasi yang membantu mengidentifikasi, melacak, atau menangkap anggota kelompok UNC5792 dan UNC4221.

Pemerintah AS menilai langkah tersebut penting untuk mempersempit ruang gerak para pelaku sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap infrastruktur komunikasi digital dari ancaman spionase siber.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat