Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bapanas Tekankan Keseimbangan Harga Pangan Penting untuk Petani dan Konsumen

Bapanas Tekankan Keseimbangan Harga Pangan Penting untuk Petani dan Konsumen Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan perihal pentingnya keseimbangan harga pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat tanpa merugikan petani.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, menjelaskan bahwa harga pangan yang stabil tidak harus murah, melainkan harus tetap berpihak menguntungkan petani serta tetap terjangkau bagi konsumen.

"Harga yang terlalu murah bisa membuat petani kesulitan menutup biaya produksi. Oleh karena itu, keseimbangan harga harus dijaga agar petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak, sementara masyarakat dapat membeli bahan pangan dengan harga wajar," ujar Maino di Depok, Senin (17/2/2025).

Baca Juga: Bapanas Ungkap Nasib Program Pangan Murah Usai Anggaran Dipangkas Nyaris 50%

Menurut Maino, Indonesia saat ini masih mengandalkan impor untuk beberapa komoditas pangan utama seperti daging sapi dan bawang putih. Kendati demikian, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan produksi dalam negeri guna mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Adapun salah satu langkah strategis yang telah diambil oleh Bapanas yakni memastikan Indonesia tidak mengimpor beras tahun ini serta meningkatkan produksi jagung untuk pakan ternak.

Lebih lanjut, pihaknya juga menyinggung berbagai tantangan distribusi pangan di berbagai wilayah, khususnya di kota-kota dengan lahan terbatas seperti di Depok.

Baca Juga: Lonjakan Harga Pangan Mengancam Jelang Ramadan dan Lebaran, Ini Strategi Bapanas Redam Gejolak

Pasalnya, meskipun produksi pangan dalam negeri terus ditingkatkan, namun ada beberapa komoditas yang tetap harus dipenuhi dari luar negeri untuk menjamin ketersediaan pangan nasional.

"Depok, misalnya, memiliki tantangan dalam distribusi dan stabilitas harga pangan karena keterbatasan lahan. Oleh karena itu, keseimbangan antara produksi dalam negeri dan impor sangat penting untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan," jelasnya.

Pemerintah, ucap Maino, mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga stabilitas pangan nasional, termasuk dengan memahami kebijakan pangan yang diterapkan. Dengan strategi yang tepat, diharapkan ketahanan pangan Indonesia semakin kuat dan harga pangan tetap terkendali.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Uswah Hasanah
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: