Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
Indeks
About Us
Social Media

Resmi Dirilis! Daftar Pialang Berjangka Paling Direkomendasikan Bappebti

Resmi Dirilis! Daftar Pialang Berjangka Paling Direkomendasikan Bappebti Kredit Foto: Kemendag
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) merilis penilaian berkala pialang berjangka untuk periode Oktober–Desember 2024. Evaluasi ini bertujuan meningkatkan kinerja pelaku usaha, memperkuat ekosistem perdagangan berjangka komoditi (PBK), dan melindungi masyarakat dari risiko transaksi yang tidak sehat.

“Penilaian berkala ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pialang berjangka, meningkatkan perlindungan kepada masyarakat, dan memperkuat ekosistem PBK,” ujar Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya, di Jakarta, yang dikutip Sabtu (22/2/2025).

Baca Juga: Dukung Bappebti, ICDX Siapkan Tiga Jurus Jitu Genjot Transaksi Multilateral

Menurut Tirta, penilaian dilakukan berdasarkan hasil pengawasan Biro Pengawasan dan Penindakan PBK, Sistem Resi Gudang (SRG), dan Pasar Lelang Komoditas (PLK). Evaluasi ini juga sesuai dengan Peraturan Bappebti Nomor 6 Tahun 2023 yang mewajibkan pemeringkatan dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Kepala Biro Pengawasan dan Penindakan PBK, SRG, dan PLK, Matheus Hendro Purnomo, mengungkapkan bahwa dari 65 perusahaan pialang yang dievaluasi, lima pialang berjangka dengan kinerja terbaik adalah PT Agrodana Futures, PT Finex Bisnis Solusi Futures, PT Menara Mas Futures, PT MRG Mega Berjangka, dan PT Phillips Futures.

“Penilaian ini akan terus dilakukan Bappebti setiap tiga bulan agar pialang dapat terpacu untuk memperbaiki kinerjanya dan bersaing secara sehat,” kata Hendro.

Baca Juga: Perkuat Perdagangan Nikel Melalui Bursa Berjangka, Bappebti Siap Bentuk Ini

Evaluasi ini didasarkan pada tiga parameter utama. Pertama, kinerja pialang berjangka (70%) yang mencakup lima aspek: pengawasan laporan kegiatan, integritas keuangan, transaksi, penanganan pengaduan nasabah, serta penerapan Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT). Kedua, penilaian masyarakat (30%) yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada nasabah. Ketiga, nilai pengurang (30%) untuk menyesuaikan faktor eksternal yang mempengaruhi performa perusahaan.

Sekretaris Bappebti, Ivan Fithriyanto, menegaskan bahwa penilaian berkala ini bertujuan memotivasi pialang agar meningkatkan kinerja dan mengurangi aduan dari nasabah. “Dengan meningkatnya kualitas pialang berjangka, kepercayaan masyarakat terhadap industri PBK akan semakin kuat,” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: