
Raksasa Farmasi Amerika Serikat (AS), Amgen Inc mengumumkan rencana investasi berkelanjutan untuk pengembangan pusat teknologi dan inovasi untuk pengembangan obat-obatan baru di India.
Chief Executive Officer (CEO) Robert Bradway mengatakan pihaknya berencana untuk menginvestasikan sekitar US$200 juta pada tahun ini dengan rencana investasi lebih lanjut dimana modal tersebut akan digunakan untuk mengembangan fasilitas barunya di Hyderabad, India.
Baca Juga: Perluas Jaringan Pariwisata RI, Kemenpar Kembali Berpartisipasi di SATTE 2025 India
"Kami telah lama ingin memperluas kehadiran Amgen di India. Amgen berinvestasi awal sebesar US$200 juta untuk tahun ini dan berencana melakukan investasi signifikan tambahan di tahun-tahun mendatang," kata Bradway, dilansir dari Reuters, Selasa (25/2).
Adapun fasilitas tersebut diperkirakan akan menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja pada akhir tahun dari 2025. Hingga saat ini, 300 karyawan setidaknya sudah bekerja dalam fasilitas perusahaan yang dibangun di Hyderabad.
Adapun ekspansi ini diduga berkaitan dengan pertemuan dari Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri India Narendra Modi. Sebelumnya, kedua pihak sepakat untuk memulai pembicaraan guna mencapai kesepakatan perdagangan awal dan menyelesaikan polemik kebijakan tarif impor.
Baca Juga: Raksasa Asuransi Inggris Terseret Dugaan Menunggak Pajak di India, Terancam Denda US$7,5 Juta!
Meski demikian, Trump masih berencana untuk memberlakukan tarif 25% pada impor farmasi berserta komoditas lainnya mulai dari 2 April 2025.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement