Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bank Sampoerna Proyeksikan Kenaikan Kredit Menjelang Lebaran 2025

Bank Sampoerna Proyeksikan Kenaikan Kredit Menjelang Lebaran 2025 Kredit Foto: Cita Auliana
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) mencatat bahwa penyaluran kredit sejak awal 2025 hingga saat ini masih belum agresif.

Chief of Digital Business Bank Sampoerna, Ivan Giarto, memproyeksi peningkatan jumlah kredit menjelang Hari Raya Idulfitri 2025. Menurutnya, lonjakan ini terjadi karena masyarakat membutuhkan dana lebih banyak untuk keperluan selama libur Lebaran.

"Masih agak soft ya, masih soft banget. Tapi sebenarnya dari tahun ke tahun, Januari-Februari itu selalu soft. Biasanya, satu bulan menjelang hari raya itu naik," kata Ivan dalam diskusi media di Jakarta, Kamis (20/3/2025).

Baca Juga: Bank Sampoerna Salurkan Kredit Rp13 triliun di 2024, Targetkan Pertumbuhan 10% di 2025

Ivan menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan audit terhadap penyaluran kredit di seluruh segmen sepanjang tahun 2024. Bank Sampoerna memiliki porsi kredit yang berbeda pada setiap segmen, dengan outstanding kredit terbesar pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang mencapai 60% dari total portofolio kredit bank.

"Kita sih harapannya bisa tetap stabil, karena secara tradisional kita memang fokus di sektor UMKM. Sekarang posisinya di 60%, masih diaudit. Meskipun ini sudah bulan Maret, laporan keuangan Desember masih dalam proses audit, tetapi diperkirakan di atas 3,6%, sekitar 6%," ujarnya.

Selain UMKM, Bank Sampoerna juga berencana meningkatkan kredit untuk segmen wholesale dan komersial hingga di atas 50%.

"Sesuai yang tadi saya sebutkan, kami juga memiliki inisiatif untuk meningkatkan segmen wholesale atau, dalam istilah perbankan lain, segmen komersial atau ANSM. Dalam jangka pendek, kami perkirakan porsinya masih di atas 50%," tutur Ivan.

Baca Juga: Dorong Literasi Keuangan, Bank Sampoerna Kembali Gelar Sampoerna Fest 2025 di 4 kota besar

Sebelumnya, Director Finance & Business Planning Bank Sampoerna, Henky Suryaputra, menyampaikan bahwa sepanjang 2024, Bank Sampoerna telah menyalurkan kredit mencapai Rp13 triliun.

Dalam realisasi penyaluran kredit, selain langsung kepada nasabah, Bank Sampoerna juga bekerja sama dengan berbagai mitra, termasuk koperasi di daerah, untuk memperluas jangkauan pembiayaan. Kolaborasi ini bertujuan untuk mencakup seluruh wilayah Indonesia, mengingat luasnya cakupan geografis dari Sabang hingga Merauke.

"Bisa dibilang hampir 50:50. Mitra kami juga cukup banyak, dan kami bekerja sama agar bisa menjangkau seluruh Indonesia. Indonesia ini terlalu besar, dari Sabang sampai Merauke, jadi untuk menjangkaunya tidak bisa sendiri. Kami harus berkolaborasi dengan berbagai mitra yang bisa diajak kerja sama," jelas Henky.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: