Respons Cepat Pemerintah Penuhi Akses Listrik dan Sarana Memasak Masyarakat Pascabencana
Kredit Foto: Dok. BPMI
Sebelum diberangkatkan, bantuan untuk Sumatra telah melalui proses pengecekan, pendataan, dan pengemasan sesuai standar logistik agar aman selama penerbangan dan siap digunakan setibanya di lokasi. Pemerintah memastikan koordinasi distribusi dilakukan bersama pemerintah daerah, aparat setempat, dan posko penanganan bencana agar penyaluran tepat sasaran dan merata.
Adapun bantuan kompor gas yang dikirim berjumlah total 3.000 unit, terdiri dari berbagai jenis. Sebanyak 2.000 unit kompor berat 2 kg per unit dengan total 4.000 kg, 930 unit kompor dikemas dalam 93 dus (masing-masing dus 15 kg) sehingga total 1.395 kg, serta 70 unit kompor dengan total berat 140 kg.
Selain itu, dikirim pula 3.000 unit regulator dan selang gas yang dikemas dalam 300 dus (setiap dus berisi 10 set regulator dan selang). Dengan berat sekitar 8 kg per dus, total berat regulator dan selang mencapai 2.400 kg. Secara keseluruhan, estimasi total berat bantuan kompor gas dan perlengkapannya yang dimuat ke pesawat sekitar 7.935 kg atau hampir delapan ton.
Melalui pengiriman ini, Kementerian ESDM berharap dapat meringankan beban warga terdampak banjir dan menunjukkan kehadiran negara dalam situasi darurat. Pemerintah berkomitmen memantau proses distribusi hingga bantuan benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Advertisement