Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Emiten Grup Pelindo (IPCM) Raih Laba Rp196,44 Miliar di 2025, Tumbuh 17,74%

Emiten Grup Pelindo (IPCM) Raih Laba Rp196,44 Miliar di 2025, Tumbuh 17,74% Kredit Foto: Jasa Armada Indonesia
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja solid. Emiten yang tergabung dalam Grup Pelindo ini berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 9,65% menjadi Rp1,47 triliun, naik dari Rp1,34 triliun pada tahun sebelumnya.

Sejalan dengan peningkatan tersebut, laba bersih Perseroan juga ikut terdongkrak. IPCM membukukan laba bersih sebesar Rp196,44 miliar, meningkat 17,74% dibandingkan Rp166,84 miliar pada 2024.

Kontribusi terbesar pendapatan masih berasal dari jasa penundaan yang mencapai Rp1,32 triliun atau setara 89,51% dari total pendapatan. Sementara itu, jasa pemanduan menyumbang Rp105,07 miliar atau 7,12%, dan sisanya berasal dari jasa pengangkutan serta layanan lainnya sebesar Rp49,67 miliar setara 3,37%.

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, menilai capaian ini sebagai hasil konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus efisiensi operasional.

"Pertumbuhan kinerja IPCM pada tahun 2025 menunjukkan ketahanan model bisnis perusahaan serta komitmen kami dalam memberikan layanan maritim yang andal dan berdaya saing. Ke depan, IPCM akan terus memperkuat sinergi dalam ekosistem Pelindo Group serta mengembangkan peluang bisnis baru guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan," ujar Shanti.

Dari sisi neraca, fundamental perusahaan juga semakin kokoh. IPCM mencatatkan total aset sebesar Rp1,71 triliun, tumbuh 3,91%, serta ekuitas sebesar Rp1,36 triliun, meningkat 5,48% pada akhir 2025. Kinerja ini menjadi modal penting untuk mendukung ekspansi dan peningkatan layanan ke depan.

Baca Juga: Perkuat Logistik di Papua Selatan, Pelindo Berencana Bangun Dipo Petikemas

Baca Juga: Pelindo Regional 2 Banten Fasilitasi Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada

Sepanjang tahun lalu, IPCM juga aktif memperkuat kolaborasi strategis. Perseroan melanjutkan kerja sama dengan PT Pelabuhan Bukit Prima dan PT Nusantara Regas dalam penyediaan jasa penundaan dan pemanduan kapal di berbagai terminal, termasuk Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik PT Bukit Asam Tbk serta Terminal Khusus FSRU milik Nusantara Regas.

Kepercayaan dari mitra industri ini menjadi bukti kualitas layanan IPCM dalam mendukung operasional pelabuhan dan logistik nasional.

Di tengah dinamika geopolitik global, IPCM tetap optimistis dengan strategi optimalisasi armada, penguatan layanan di wilayah strategis, serta inovasi berkelanjutan untuk menjaga kelancaran arus logistik dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri