Kredit Foto: Carnewschina
Merek-merek mobil China memperkuat posisinya di pasar mobil baru Norwegia pada 2025, dengan menyumbang sebesar 13,7 persen dari total mobil penumpang yang baru terdaftar.
Dikutip dari Xinhua, data menunjukkan bahwa 179.550 mobil penumpang baru terdaftar di Norwegia pada 2025, memecahkan rekor tahunan sebelumnya yang tercatat pada 2021.
Sementara itu, pangsa mobil listrik dalam penjualan mobil penumpang baru mencapai 95,9 persen pada 2025.
Sebanyak 24.524 mobil penumpang baru asal China terdaftar pada 2025, meningkat dari pangsa pasar sebesar 10,4 persen pada tahun sebelumnya, kata OFV.
Tahun ini ditutup dengan pencapaian merek-merek dari China, yang berhasil meraih pangsa pasar sebesar 17 persen pada Desember, naik dibandingkan 7,7 persen pada bulan yang sama di 2024.
Dewan Informasi Lalu Lintas Norwegia (OFV) menyebutkan bahwa BYD merupakan merek otomotif China terbesar di Norwegia pada 2025, menempati peringkat ke-10 dalam daftar mereknya dibantu oleh model Sealion 7 BYD.
Pada Desember lalu, BYD naik ke peringkat ketujuh di antara merek-merek yang paling banyak terdaftar, sementara Sealion 7 menempati posisi keenam dalam daftar model untuk bulan tersebut.
"Produsen mobil China dalam waktu singkat menjadi bagian penting dari pasar Norwegia, dengan model-model listrik yang kompetitif di segmen-segmen utama," ungkap Geir Inge Stokke, direktur OFV.
Merek-merek Eropa, Amerika, dan Jepang masih mendominasi daftar tahunan teratas berdasarkan total volume, ujarnya.
Namun, penjualan mobil China tersebar di beberapa merek dan model, sehingga berkontribusi pada persaingan yang lebih luas dan variasi yang lebih besar di pasar mobil listrik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement