Kredit Foto: SIG
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperluas kerja sama strategis dengan perusahaan asal Jepang, Taiheiyo Cement Corporation, melalui pengembangan bisnis soil stabilization atau penstabil tanah. Kolaborasi ini ditujukan untuk menjawab tantangan pembangunan konstruksi di berbagai wilayah Indonesia yang memiliki kontur tanah beragam sekaligus membuka peluang pasar baru di sektor bahan bangunan.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan, produksi, hingga pemasaran dan penjualan material penstabil tanah yang dirancang untuk memperkuat tanah lunak sebelum pembangunan infrastruktur dilakukan.
Penandatanganan perjanjian bisnis dilakukan pada Januari 2026 di kantor Taiheiyo Cement Corporation di Tokyo, Jepang. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Rizki Kresno Edhie Hambali, Direktur Utama PT Mitra Kiara Indonesia Mirza Whibowo Soenarto, President and Representative Director Taiheiyo Cement Corporation Yoshifumi Taura, serta Direktur Utama PT Taiheiyo International Indonesia Makoto Nakano.
Kolaborasi ini melibatkan sejumlah entitas bisnis dari kedua perusahaan, yakni PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Mitra Kiara Indonesia, dan Taiheiyo International Indonesia.
Soil stabilization merupakan material konstruksi yang digunakan untuk memperbaiki karakteristik tanah lunak, seperti tanah ekspansif, tanah gambut, tanah berorganisme tinggi, tanah liat laut, serta tanah liat serpihan. Material ini digunakan untuk meningkatkan daya dukung tanah sebelum pembangunan jalan, bangunan, maupun infrastruktur lainnya dilakukan.
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas portofolio bisnis sekaligus memperkuat posisi SIG di industri bahan bangunan nasional.
“SIG memahami kebutuhan pembangunan pelanggan yang berbeda-beda, termasuk penanganan kondisi pra konstruksi untuk memastikan ketahanan bangunan atau jalan dalam jangka panjang. Kerja sama dengan Taiheiyo Cement Corporation dalam bisnis soil stabilization sekaligus menjadi langkah strategis ekspansi bisnis SIG untuk menciptakan peluang pasar,” ujar Indrieffouny Indra.
Ia menambahkan kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis yang telah terjalin antara SIG dan Taiheiyo Cement Corporation sebelumnya.
President and Representative Director Taiheiyo Cement Corporation Yoshifumi Taura mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat pengembangan bisnis stabilisasi tanah di Indonesia.
Baca Juga: Gibran Tinjau Proyek Dermaga Ekspor Semen SIG di Tuban Senilai Rp1,4 Triliun
Baca Juga: SIG Tetapkan 31 Hektare Tambang Jadi Kawasan Konservasi
Baca Juga: Catatkan Zero Fatality Sepanjang 2025, SIG Dorong Keselamatan Kerja sebagai Prioritas Operasional
“Melalui kolaborasi multipihak yang baru ini, kami menyambut baik terbentuknya kerangka kerja sama yang lebih kuat untuk memperkuat struktur penjualan serta memperluas peluang pasar. Kami meyakini bahwa sinergi kapabilitas kelima perusahaan akan mempercepat penyediaan solusi berkualitas tinggi yang berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan berkelanjutan Indonesia,” ujar Yoshifumi Taura.
SIG menyatakan pengembangan bisnis soil stabilization diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih tahan terhadap kondisi geologi yang beragam di Indonesia.
Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan memperkuat pengembangan pasar bahan bangunan berbasis teknologi serta mendukung pertumbuhan industri konstruksi nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: