Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Seluruh operator SPBU di Indonesia, mulai dari pelat merah hingga swasta, resmi memangkas harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per Januari 2026. Penurunan ini merupakan respons terhadap pelemahan harga minyak mentah dunia dan penguatan nilai tukar Rupiah di penghujung tahun lalu.
Pantauan Warta Ekonomi pada Sabtu (4/1/2026), tren penurunan ini bahkan mencapai Rp1.400 per liter untuk jenis diesel tertentu. Berikut rincian harga terbaru untuk wilayah Jabodetabek (PBBKB 5%) beserta perbandingannya dengan harga Desember 2025:
Pertamina (Akses via MyPertamina)
-
Pertamax (RON 92): Rp12.350 (Turun dari Rp12.750)
-
Pertamax Green 95: Rp13.150 (Turun dari Rp13.500)
-
Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.400 (Turun dari Rp13.750)
-
Dexlite: Rp13.500 (Turun dari Rp14.700)
-
Pertamina Dex: Rp13.600 (Turun dari Rp15.000)
-
Pertalite & BioSolar: Tetap (Rp10.000 & Rp6.800)
Shell Indonesia
-
Shell Super (RON 92): Rp12.700 (Turun dari Rp13.000)
-
Shell V-Power (RON 95): Rp13.190 (Turun dari Rp13.630)
-
Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp13.480 (Turun dari Rp13.890)
-
Shell V-Power Diesel: Rp13.860 (Turun dari Rp15.250)
BP-AKR
-
BP 92: Rp 12.500 (Turun dari Rp13.000)
-
BP Ultimate (RON 95): Rp13.190 (Turun dari Rp13.630)
-
BP Ultimate Diesel: Rp13.860 (Turun dari Rp15.250)
Vivo Energy Indonesia
-
Revvo 92: Rp12.700 (Turun dari Rp13.000)
-
Revvo 95: Rp13.480 (Turun dari Rp13.900)
-
Diesel Primus: Rp13.610 (Turun dari Rp15.520)
Secara garis besar, Pertamina masih memegang kendali harga termurah untuk segmen RON 92 dengan selisih hingga Rp350 dibandingkan operator swasta. Sementara itu, persaingan sengit terjadi di segmen RON 95 di mana Shell dan BP mematok harga yang identik di angka Rp13.190 per liter.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement