Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bursa Eropa Cetak Rekor Meski Dilanda Kekhawatiran atas Independensi The Fed

Bursa Eropa Cetak Rekor Meski Dilanda Kekhawatiran atas Independensi The Fed Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Eropa menutup sesi perdagangan pada level tertinggi sepanjang masa di Senin (12/1). Namun kenaikan cukup moderat di tengah kekhawatiran investor terkait ancaman penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell.

Dilansir dariĀ Reuters, Selasa (13/1), Stoxx 600 naik 0,2% menjadi 610,95. Ia mencatat rekor penutupan baru. Saham perusahaan pertambangan dan logam mulia pimpin kenaikan dengan lonjakan dari saham seperti Aurubis dan Fresnillo.

Baca Juga: Greenland Harga Mati, Uni Eropa Peringatkan Trump: Invasi Akan Jadi Akhir NATO

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diproyeksi tengah berupaya memaksa penurunan suku bunga, hal itu mendorong minat terhadap emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding), yang juga mendapat dukungan dari permintaan sebagai aset safe-haven di tengah ketegangan geopolitik yang tinggi.

Gejolak geopolitik yang turut memengaruhi pasar dan memperpanjang tren kenaikan saham euro tujuh sesi berturut-turut.

Saham Heineken turun setelah pengumuman akan mengundurkan dirinya sosok dari Chief Executive Officer (CEO) Dolf van den Brink. Saham Porsche juga turun akibat kekhawatiran estimasi kinerja yang dinilai terlalu tinggi.

BE Semiconductor Industries di sisi lain menguat setelah melaporkan pesanan awal kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan.

Baca Juga: Uni Eropa Bersiap Hadapi Ancaman Perang Trump Demi Greenland

Analis Swissquote memperkirakan arus investasi akan terus masuk ke Eropa. Hal itu erutama dalam sektor yang mendapat keuntungan dari kenaikan harga komoditas keras seperti emas, perak dan tembaga.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: