Kredit Foto: Istimewa
Eropa menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tunduk pada tekanan seputar kenaikan tarif impor yang dilancarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pihaknya akan terus membela Greenland.
Jerman dan Prancis menegaskan pihaknya sepakat untuk menolak tekanan tarif dari AS. Ia mengungkit hal ini sebagai ancaman terhadap sekutu yang telah menjalin hubungan selama ratusan tahun.
Baca Juga: Menkeunya Trump Sebut Eropa Lemah, Makin Ngotot Ingin Kuasai Greenland
“Jerman dan Prancis sepakat: kami tidak akan membiarkan diri kami diperas,” kata Menteri Keuangan Jerman, Lars Klingbeil, dilansir Selasa (20/1).
Adapun Menteri Keuangan Prancis, Roland Lescure menyebut pemerasan antarnegara sahabat sebagai hal yang jelas tidak bisa dibenarkan dalam hubungan transatlantik.
Uni Eropa sendiri tengah bersiap untuk melawan ancaman tarif dari Trump. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah penerapan paket tarif terhadap impor senilai €93 Miliar.
Opsi lain adalah penggunaan “Anti-Coercion Instrument.” Ia merupakan instrumen blok euro yang belum pernah diterapkan sebelumnya. Mekanisme ini memungkinkan pembatasan akses perusahaan terhadap tender publik, investasi, aktivitas perbankan atau perdagangan jasa, termasuk layanan digital.
Lescure menyatakan instrumen anti-pemaksaan tersebut pada dasarnya bersifat pencegah, namun layak dipertimbangkan dalam situasi saat ini.
Baca Juga: Irlandia: Uni Eropa Akan Balas Serius Trump Soal Greenland
Sebelumnya, Trump berjanji akan memberlakukan gelombang tarif yang terus meningkat terhadap impor dari negara-negara sekutu hingga pihaknya diizinkan membeli Greenland. Ancaman tersebut memperdalam ketegangan antara Washington dan Uni Eropa.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement