Kredit Foto: Istimewa
Harga emas dunia melonjak ke atas US$5.200 di Rabu (28/1). Ia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dan memperpanjang reli panjang logam mulia tersebut di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.
Dilansir dari Reuters,Kenaikan tajam harga emas memicu lonjakan minat beli, khususnya di Shanghai dan Hong Kong. Konsumen terlihat memadati toko-toko emas. Sejumlah pembeli bahkan berspekulasi bahwa harga emas masih berpotensi naik lebih tinggi dalam waktu ke depan.
Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah! Harga Emas Antam Hari Ini Sentuh Rp2.968.000 per Gram
“Masih banyak orang yang membeli emas karena kesadaran terhadap emas merupakan tren jangka panjang dan arahnya masih naik,” kata Seorang Penjual Emas. Zhao Jinhao.
“Sejak 1980-an harganya naik menjadi lebih dari seribu yuan sekarang, dan sepanjang waktu itu trennya terus menanjak,” tambahnya.
Reli harga emas ini didorong oleh pembelian besar-besaran bank sentral global yang berupaya mengurangi ketergantungan pada dolar serta meningkatnya permintaan dari investor yang mencari aset lindung nilai (safe haven).
Permintaan emas juga menguat seiring kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan ekonomi dan stabilitas global. Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadi sorotan utama karena diwarnai volatilitas kebijakan perdagangan, geopolitik dan keuangan.
Baca Juga: Alasan Bitcoin (BTC) Kalah Pamor Sama Emas, Analis: Kripto Permainan Anak Muda
Kombinasi pembelian bank sentral, arus masuk investor serta ketegangan global menjadikan emas salah satu aset dengan kinerja terbaik tahun ini, sekaligus mempertegas posisinya sebagai penyimpan nilai utama di tengah ketidakpastian pasar global.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement