Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Berkontribusi 22% dari Emisi Eenergi, Dekarbonasisasi Transportasi Tak Bisa Ditunda

Berkontribusi 22% dari Emisi Eenergi, Dekarbonasisasi Transportasi Tak Bisa Ditunda Kredit Foto: Demokrat

Di sektor perkeretaapian, pemerintah terus mendorong penguatan angkutan penumpang dan logistik melalui pengembangan jaringan transportasi berbasis rel. Pada 2023, pengembangan sektor ini tercatat berkontribusi terhadap penurunan emisi sebesar 4,1 juta ton CO?.

Sementara itu, di sektor transportasi udara, Sustainable Aviation Fuel (SAF) menjadi salah satu instrumen penting dalam agenda dekarbonisasi yang tengah dikawal pemerintah.

“Saya senang karena kita bersama-sama mengawal sustainable aviation fuel. Teknologinya sudah tersedia dan sudah tersertifikasi,” ujar Menko AHY.

Menko AHY menegaskan bahwa pemerintah menargetkan penyelesaian peta jalan (roadmap) dekarbonisasi transportasi pada Mei 2026. Peta jalan tersebut akan menjadi acuan kebijakan lintas sektor sekaligus memperkuat posisi dan kontribusi Indonesia dalam forum internasional, termasuk COP31.

“Dekarbonisasi sektor transportasi ini sangat penting dan harus kita kawal bersama-sama,” pungkas Menko AHY.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: