Kredit Foto: Antara/Putu Indah Savitri
Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stabil pada Rabu (4/2). Investor tengah berhati-hati setelah berakhirnya penutupan sebagian pemerintahan dan prospek kepemimpinan dari Kevin Warsh di Federal Reserve (The Fed).
Dikutip dari Reuters, Indeks Dolar (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, tercatat di 97,43.
Baca Juga: Kevin Warsh Berpotensi Pangkas Suku Bunga Dolar AS Hingga 100 bps!
Pasar valuta asing masih mencerna penunjukan dari Kevin Warsh. Dolar cenderung menguat secara luas menyusul ekspektasi bahwa sosok tersebut tidak akan mendorong pemangkasan suku bunga secara agresif dalam waktu dekat.
Investor juga merasa lega karena penunjukan tersebut meredakan sebagian kekhawatiran terkait independensi dari The Fed. Warsh disebut sebagai pembuat kebijakan yang pragmatis dalam menentukan arah suku bunga.
Warsh diprediksi juga akan melanjutkan pengurangan neraca dari The Fed. Langkah tersebut berpotensi memberi tekanan naik pada imbal hasil obligasi jangka panjang. Namun, pada saat yang sama, penunjukannya dapat menurunkan premi risiko inflasi.
Baca Juga: Perdagangan Karbon Jalan Juni 2026, Hashim: Miliaran Dolar Masuk RI
AS baru-baru ini juga telah menandatangani undang-undang belanja yang mengakhiri penutupan sebagian pemerintahan setelah berlangsung selama empat hari. Meski demikian, rilis data ketenagakerjaan penting diperkirakan akan tertunda akibat gangguan operasional selama masa shutdown tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: