Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kemenko Perekonomian Umumkan Kondisi Terkini Ekonomi Indonesia

Kemenko Perekonomian Umumkan Kondisi Terkini Ekonomi Indonesia Kredit Foto: Nadia Khadijah Putri

Sementara itu, nilai impor tahun 2025 sebesar USD 241,86 miliar tumbuh 2,83% (yoy) dalam ritme yang sehat dan terarah, mencerminkan kebutuhan ekonomi yang ekspansif namun tetap terkendali. Selain itu, impor juga didorong oleh lonjakan barang modal sebesar 20,06% (yoy), indikator kuat bahwa geliat investasi dan penguatan kapasitas industri dalam negeri terus berlangsung. Kombinasi surplus yang konsisten, ekspor bernilai tambah tinggi, dan impor yang menopang produktivitas ini menegaskan bahwa performa perdagangan Indonesia bukan sekadar kuat, tetapi juga berkualitas dan berorientasi penguatan ekonomi ke depan.

PMI Manufaktur: Leading Indicator Menunjukkan Prospek Positif

Sebagai leading indicator, Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia memberikan sinyal prospek yang menggembirakan. PMI terjaga di level ekspansi selama 6 bulan berturut-turut, mencapai 52,6 pada Januari 2026 atau meningkat dari 51,2 di Desember 2025.

Pasar domestik menjadi pendorong utama kinerja tersebut. Pesanan baru tumbuh lebih kuat, diiringi peningkatan produksi yang mencatatkan laju tertinggi dalam 11 bulan terakhir. Optimisme pelaku usaha juga meningkat ke level tertinggi dalam 10 bulan terakhir, yang mengindikasikan keyakinan yang kuat terhadap prospek ekonomi ke depan.

Stimulus Pemerintah Menyambut Ramadhan dan Idul Fitri

Berbagai insentif telah disiapkan Pemerintah baik di sisi demand maupun supply, terutama untuk menjaga daya beli masyarakat menyambut bulan puasa Ramadhan dan Idulfitri di TW I-2026. “Pemerintah telah menyiapkan berbagai stimulus fiskal untuk menjaga daya beli masyarakat menyambut bulan Ramadhan dan Idulfitri, antara lain melalui kebijakan diskon tarif transportasi dan penyaluran bantuan pangan,” pungkas Menko Airlangga. 

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Bagikan Artikel: