Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Istana Buka Suara Soal Tragedi Siswa di NTT, Jadi Pembelajaran Nasional

Istana Buka Suara Soal Tragedi Siswa di NTT, Jadi Pembelajaran Nasional Kredit Foto: Istihanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keprihatinan mendalam pemerintah atas peristiwa bunuh diri yang menimpa seorang anak sekolah di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

“Tentu yang pertama berkenaan dengan terjadinya kejadian yang menimpa adik kita di NTT, tepatnya di Kabupaten Ngada, kami mewakili pemerintah menyampaikan keprihatinan yang mendalam,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Ia menegaskan pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait karena peristiwa tersebut dinilai sebagai kejadian yang seharusnya tidak boleh terjadi. Presiden Prabowo Subianto, kata dia, memberi atensi khusus dan meminta jajarannya berkoordinasi agar kasus serupa dapat diantisipasi ke depan.

Menurut Prasetyo, tragedi tersebut menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kepedulian sosial di semua lapisan masyarakat. 

“Ini juga menjadi pembelajaran bagi kita. Barangkali kita harus meningkatkan kepedulian sosial di antara kita semua dari setiap level tingkatan,” katanya.

Pemerintah, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Sosial untuk melakukan penanganan terhadap keluarga korban sekaligus merumuskan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Terkait dugaan penyebab yang dikaitkan dengan faktor kemiskinan dan tidak diterimanya bantuan sosial, Prasetyo meminta semua pihak menunggu pendalaman aparat penegak hukum. “Kalau berkenaan dengan masalah penyebab terjadinya tragedi tersebut, biarlah kita tunggu dari pihak berwajib, pihak kepolisian, untuk melakukan pendalaman,” ujarnya.

Baca Juga: Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Pemerintah Bangun Kampung Haji di Makkah

Ia menambahkan, jika faktor kemiskinan terbukti menjadi salah satu penyebab, hal itu semakin menegaskan pentingnya upaya pemerintah menekan angka kemiskinan. Pemerintah, kata dia, terus bekerja keras memastikan intervensi negara menjangkau kelompok masyarakat paling bawah.

Evaluasi menyeluruh juga akan dilakukan, termasuk dalam hal pendataan dan pelaporan calon penerima manfaat program sosial. Prasetyo menekankan pentingnya peran perangkat desa dan dusun dalam memantau serta melaporkan warga yang belum terdata.

Selain itu, pemerintah turut berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengingat korban masih berusia sekolah. Aspek lingkungan sekolah dan edukasi kesehatan mental dinilai penting agar siswa yang mengalami tekanan dapat menyampaikan masalahnya kepada guru.

“Semua upaya kita coba cari supaya kita mengantisipasi supaya tidak terjadi kembali,” kata Prasetyo.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: