Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemain Mobil Listrik Baru Kemarin Sore Sudah Terang-terangan Sebut 'Tesla Akan Keluar dari Pasar EV Tapi Elon Musk Enggak Mau Mengakuinya'

Pemain Mobil Listrik Baru Kemarin Sore Sudah Terang-terangan Sebut 'Tesla Akan Keluar dari Pasar EV Tapi Elon Musk Enggak Mau Mengakuinya' Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan penyedot debu dari China, Dreame tampaknya tidak mau mencoba-coba untuk merambah ke dunia otomotif dengan memproduksi mobil listrik.

Dreame sudah meluncurkan dua mobil konsep, pertama dengan mobil model supercar yang banyak pengamat menyebut sangat mirip dengan Bugatti Chiron dengan empat pintu, kedua mobil yang hasil dari tiruan Rolls-Royce Cullinan.

Baru-baru ini menurut CarNews China, Dreame juga meluncurkan subbrand baru bernama Star Motor, dan tampaknya merek ini ditujukan khusus memproduksi mobil segmen SUV.

Baca Juga: Elon Musk Obrak-abrik Komando Pasukan Rusia di Ukraina

Dreame mengumumkan tiga model di bawah merek ini, yakni T08, T08L, dan D09. Dua yang pertama adalah kendaraan off-road tangguh, sedangkan D09 adalah SUV mewah dengan enam tempat duduk.

Dreame mengatakan kendaraan Star Motor akan memiliki teknologi sasis yang super dengan menggunakan teknologi roda belakang (rear wheels) hingga 24 derajat, radius putar lima meter, empat motor independen, suspensi aktif, dan ‘sistem pemulihan energi yang berevolusi sendiri pertama di dunia’, yang diklaim mampu menghasilkan efisiensi pemulihan 18% lebih tinggi, pencocokan konsumsi energi 30% lebih baik, dan jangkauan kecepatan tinggi 12% lebih jauh.

Pendiri dan CEO Dreame Yu Hao jelas baru-baru ini memposting di media sosial Weiboo dengan menyenggol Tesla.

"Prediksi: Dalam 20 tahun, Tesla akan menjadi iRobot di industri kendaraan listrik. Ia akan menghadapi kerugian terus-menerus dan akhirnya keluar dari pasar EV. Tentu saja, Elon Musk tidak akan mengakuinya; ia akan mengatakan bahwa ia secara sukarela mengundurkan diri," sindirnya.

iRobot adalah perusahaan Amerika yang didirikan pada tahun 1990 yang merupakan salah satu pelopor robot penyedot debu. Perusahaan ini mengajukan kebangkrutan tahun lalu dan diakuisisi oleh perusahaan Tiongkok.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: