Kredit Foto: Azka Elfriza
Platform pinjaman daring Easycash memproyeksikan peningkatan penyaluran pinjaman menjelang Ramadan dan Lebaran 2026, seiring naiknya kebutuhan konsumsi masyarakat pada periode hari besar keagamaan. Lonjakan serupa juga diperkirakan terjadi pada momen musiman lain seperti Imlek.
Head of Corporate Affairs Easycash Wildan Kesuma mengungkap pola kenaikan konsumsi menjelang hari raya merupakan tren yang berulang setiap tahun.
“Pada umumnya, konsumsi itu meningkat didorong oleh festivity, kayak hari-hari besar,” kata Wildan, di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadan dan Lebaran, Easycash menjalankan strategi akuisisi pengguna, pemasaran, dan pengiklanan secara berkelanjutan. Sebagai platform berbasis aplikasi, promosi digital menjadi bagian dari operasional rutin perusahaan.
Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan Rp911,16 miliar untuk Stimulus Lebaran 2026
“Kalau Easycash, karena kita kan pinjaman daring yang memang harus mendownload aplikasi, yang kita lakukan kita tetap lakukan langkah-langkah akuisisi, marketing, pengiklanan, itu biasa kita lakukan secara rutin, memang sudah business as usual. Yang kita coba tingkatkan juga edukasinya,” jelasnya.
Selain fokus pada akuisisi dan pemasaran, Easycash juga menyeimbangkan strategi tersebut dengan penguatan literasi keuangan kepada calon pengguna, khususnya menjelang periode konsumsi tinggi.
“Kita tetap ada materi marketing, akuisisi konsumen pasti, tapi kita imbangi juga dengan strategi literasi yang seperti kita lakukan hari ini, kita lakukan sebelum Ramadan,” katanya.
Baca Juga: Marak Gagal Bayar, Reputasi Kredit Jadi Harga Mahal Kesalahan Finansial Gen Z dan Milenial
Wildan menilai, edukasi perlu dilakukan sebelum masyarakat memanfaatkan produk pinjaman daring agar penggunaan kredit lebih terukur dan sesuai kemampuan bayar. Di sisi manajemen risiko, Easycash juga tengah mengembangkan sistem berbasis artificial intelligence (AI) untuk menganalisis profil risiko peminjam.
Sistem tersebut digunakan untuk menilai kelayakan peminjam berdasarkan karakteristik risiko masing-masing, sehingga diharapkan dapat menekan potensi gagal bayar di tengah peningkatan permintaan pinjaman musiman.
Sebagai catatan, sepanjang 2025, Easycash mencatat Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB90) sebesar 100%, yang berarti tidak terdapat kredit bermasalah dengan tunggakan lebih dari 90 hari dalam periode tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri