Tren Karikatur ChatGPT di Indonesia jadi Ketiga Terbesar Asia-Pasifik, Bukti Antusiasme Tinggi pada Teknologi
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
"Fenomena ini tidak hanya menghadirkan konten visual yang unik, tetapi juga menjadi cara baru bagi banyak orang untuk menampilkan versi diri mereka dalam format yang lebih kreatif dan personal," tulis pernyataan tersebut.
Tren ini juga mendorong eksplorasi yang lebih luas terhadap fitur pembuatan gambar di ChatGPT. Tercatat, dalam periode 2-8 Februari 2026, penggunaan fitur pembuatan gambar di ChatGPT di Indonesia meningkat 73,2 persen dibandingkan periode yang sama pada Januari 2026. Hal ini mengindikasikan bahwa tren karikatur telah berhasil memperkenalkan lebih banyak pengguna pada potensi AI dalam menciptakan konten visual.
Menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, OpenAI juga membagikan contoh prompt yang dapat digunakan masyarakat untuk menyesuaikan tren karikatur dengan suasana yang lebih relevan. Misalnya, pengguna dapat meminta AI untuk membuat karikatur bertema Ramadan, seperti:
“Ubah saya menjadi karikatur Ramadan sebagai tuan rumah buka puasa terbaik. Pakaian: meriah namun tetap sederhana. Perlengkapan: meja yang ditata indah dengan kurma, takjil, ketupat, dan minuman. Sertakan lampu gantung hias yang hangat dan suasana kebersamaan keluarga/komunitas. Ekspresi: ramah dan gembira.”
Baca Juga: OpenAI Siapkan Earbuds AI, ChatGPT Bisa Diajak Ngobrol Tanpa Buka HP! Ini Bocoran Fiturnya
Dengan kemudahan akses dan kemampuan personalisasi yang tinggi, tren karikatur AI diprediksi akan terus berkembang di Indonesia, seiring dengan semakin dekatnya momen-momen kebersamaan seperti Ramadan dan Hari Raya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: