Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pasar Tenaga Kerja Membaik, Bank Mandiri Dorong Upskilling

Pasar Tenaga Kerja Membaik, Bank Mandiri Dorong Upskilling Kredit Foto: Antara/Sulthony Hasanuddin

Asmo menjelaskan, ketidaksesuaian tersebut terjadi ketika pekerja memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi (overeducated) atau lebih rendah (undereducated/unqualified) dibandingkan kebutuhan jabatan. Kondisi ini berpotensi menahan optimalisasi produktivitas serta pertumbuhan upah.

“Penurunan TPT dan berkurangnya proporsi pekerja informal menunjukkan pasar tenaga kerja kita bergerak ke arah yang lebih sehat dan resilient. Namun, agar perbaikan ini berkelanjutan, kualitas penciptaan kerja harus ditopang oleh kesesuaian antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan sektor usaha,” tambahnya.

Berdasarkan analisis menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS), satu dari dua pekerja di Indonesia mengalami vertical mismatch. Pada 2025, tingkat vertical mismatch tercatat sebesar 50 persen, membaik dari 51 persen pada 2023.

Ketidaksesuaian tersebut terutama bersumber dari kelompok undereducated/unqualified yang mencapai 32 persen dari total pekerja. Angka ini sejalan dengan komposisi angkatan kerja berpendidikan setara sekolah dasar atau lebih rendah yang masih sekitar 33 persen.

Baca Juga: Moody’s Pangkas Outlook, Bank Mandiri Ambil Sikap

Secara sektoral, tingkat mismatch tertinggi tercatat pada sektor pengadaan air dan pertanian. Pada sektor pengadaan air, ketidaksesuaian didominasi oleh pekerja overeducated, sementara di sektor pertanian dipicu dominasi pekerja undereducated, yang mencerminkan kebutuhan peningkatan kualitas keterampilan.

Sektor administrasi pemerintahan dan jasa keuangan juga mencatat proporsi overeducated workers yang relatif lebih besar, dipengaruhi oleh daya tarik stabilitas kerja serta insentif sektor formal. Temuan ini memperkuat urgensi penguatan ekosistem penempatan tenaga kerja agar kompetensi lulusan dapat terserap lebih optimal.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: