- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Nilai Tambah Cuma Naik 2%, Ketum AETI Bilang Hilirisasi Timah Belum Menarik
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
"Makanya dari situ kan kurang menarik bagi pelaku industri."
"Dan pelakunya hanya cuma enggak sampai 10, di bawah 10 perusahaan," ungkapnya.
Harwendro juga mengingatkan agar kebijakan setop ekspor ingot tidak dilakukan secara terburu-buru tanpa memperhitungkan nilai ekonominya.
Ia menilai, mengekspor produk hilir yang nilai tambahnya tidak beda jauh dengan ingot, akan menjadi langkah yang sia-sia.
Baca Juga: Perminas–NEM Gandeng Danantara Garap Rare Earth Gabon, Perkuat Hilirisasi Mineral Kritis RI
"Percuma aja Mas, kita setop ekspor ingot tapi kita ekspor solder, tin plate, tin chemical kan sama aja."
"Nilai tambahnya juga enggak banyak, enggak signifikan, enggak sebanyak kita ekspor ingot," tegas Harwendro.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: