INA-24 Diharapkan Jadi Contoh Keberhasilan Tata Kelola Proyek Strategis Nasional
Kredit Foto: Len Industri
Dalam satu tahun usia Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berbagai pihak mendorong agar proyek INA-24 menjadi prioritas evaluasi dan percepatan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah terhadap penguatan keselamatan pelayaran serta optimalisasi pemanfaatan pembiayaan luar negeri.
IAW menilai keterlambatan INA-24 perlu dilihat secara komprehensif dari tiga lapisan utama, yakni perencanaan, pelaksanaan teknis, dan pengendalian manajerial. Laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelumnya juga mencatat pentingnya penguatan pengendalian intern agar manfaat proyek dapat dirasakan secara optimal.
“Momentum tahun pertama kepemimpinan menteri idealnya dimanfaatkan untuk audit internal, penetapan peta jalan percepatan, serta penguatan koordinasi lintas kementerian dan mitra internasional,” jelas Iskandar.
Menurutnya, langkah-langkah korektif tersebut justru dapat memperkuat kepercayaan publik dan mitra global terhadap kapasitas pemerintah Indonesia dalam mengelola proyek strategis berskala internasional.
Sedangkan dalam praktik tata kelola global, ketepatan waktu dan transparansi menjadi indikator utama kualitas manajemen sektor publik. Karena itu, keterbukaan informasi mengenai progres aktual proyek serta kebijakan percepatan dinilai penting untuk menjaga akuntabilitas sekaligus reputasi fiskal negara.
Sejumlah rekomendasi konstruktif pun mengemuka, mulai dari audit kinerja tematik oleh BPK, pendampingan lintas lembaga untuk percepatan proyek, hingga penguatan manajemen proyek di level teknis. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan efisiensi yang dicanangkan pemerintah.
“Solusi terbaik bukan saling menyalahkan, melainkan memastikan setiap rupiah pinjaman negara menghasilkan manfaat maksimal bagi keselamatan pelayaran dan kepentingan nasional,” kata Iskandar.
Ke depan, penyelesaian proyek INA-24 diharapkan menjadi contoh pengelolaan proyek lintas era yang profesional, transparan, dan berorientasi hasil. Bagi Kementerian Perhubungan, tantangan ini sekaligus menjadi peluang menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan berintegritas dalam mengawal program strategis nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat