DOID Alokasikan Capex US$170 Juta, Mayoritas untuk Ekspansi dan Kontrak Baru
Kredit Foto: BUMA
“Kalau obligasi sekitar 10–15 persen. Pinjaman bank sekitar 40 persen, sisanya dari leasing dan skema pembiayaan lainnya,” jelasnya.
Dalam menopang pendanaan tersebut, perseroan menggandeng sejumlah bank besar, baik bank BUMN maupun swasta nasional. Di antaranya Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Central Asia, serta perbankan syariah Bank Syariah Indonesia.
Baca Juga: BUMA Amankan Kontrak Jangka Panjang Tambang Adaro hingga 2030
“Kami bekerja sama dengan bank-bank besar, baik BUMN, swasta nasional, maupun bank syariah,” pungkas Iwan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: