Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemerintah Perkuat Daya Saing Olaharaga Nasional

Pemerintah Perkuat Daya Saing Olaharaga Nasional Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bahwa pemerintah harus memperkuat daya saing olahraga nasional, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Penguatan tersebut dilakukan melalui melalui penetapan 21 cabang olahraga unggulan, pembangunan kawasan pembinaan olahraga berstandar internasional, serta pengembangan kesejahteraan atlet.

Ini disampaikan Menko PMK saat memimpin Rapat Tingkat Menteri (RTM) Program Prioritas Nasional Keolahragaan di Kantor Kemenko PMK, beberapa waktu lalu.

“Arahan Bapak Presiden jelas, kita harus mewujudkan kedigdayaan bangsa melalui olahraga. Tidak hanya menambah cabang unggulan menjadi 21, tetapi juga membangun kawasan pembinaan berstandar internasional dan memastikan kesejahteraan atlet terjamin,” ujar Pratikno, dikutip dari siaran pers Kemenko PMK, Selasa (24/2).

Rapat tersebut menyepakati pembangunan Akademi Pelatihan Olahraga Nasional di Ranca Bungur, Kabupaten Bogor, di atas lahan sekitar 500 hektare. Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem terpadu yang mencakup pendidikan, pelatihan, sport science, dan layanan kesehatan olahraga. Sejumlah kementerian/lembaga seperti Kementerian PU, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, BUMN, serta pemerintah daerah menyatakan dukungan percepatan pembangunan.

Selain itu, kawasan Cibubur akan ditransformasi menjadi pusat Sports Wellness, Rehabilitation, dan Sports Science yang terintegrasi dengan Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON). Transformasi ini membutuhkan dukungan lintas kementerian agar kawasan tersebut benar-benar menjadi sport center terpadu berstandar internasional.

Dalam rapat tersebut juga dibahas penguatan Beasiswa Prestasi Olahraga yang mencakup atlet, pelatih, dan tenaga manajemen olahraga melalui kerja sama dengan LPDP dan Kemendiktisaintek.

“RTM ini kita lakukan untuk mengonkretkan dukungan lintas kementerian dan lembaga. Program ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua harus bergerak dengan aksi nyata agar target besar olahraga nasional sesuai harapan Presiden benar-benar tercapai,” tegasnya.

Baca Juga: Purbaya Optimis Tren Pertumbuhan Pajak Berlanjut

Selain pembangunan kawasan dan beasiswa, pemerintah juga memperkuat pembinaan dari 14 menjadi 21 cabang olahraga unggulan nasional dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, serta pembagian peran yang jelas antara provinsi dan kabupaten/kota.

Langkah strategis ini menjadi fondasi menuju target prestasi SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade 2028, sekaligus memperkuat sistem olahraga nasional secara berkelanjutan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: