Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Industri Nikel Terancam Kekurangan 100 Juta Ton Ore pada 2026, FINI Minta RKAB Direvisi

Industri Nikel Terancam Kekurangan 100 Juta Ton Ore pada 2026, FINI Minta RKAB Direvisi Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan

"Artinya ada gap besar yang bisa mendekati 100 juta ton,” ujar Arief dalam diskusi yang diselenggarakan oleh APINDO, di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Sebagai perbandingan, pada 2025 pemerintah menetapkan RKAB sebesar 379 juta ton.

Namun dalam praktiknya, realisasi produksi nasional tak pernah sepenuhnya menyerap kuota tersebut. 

Tingkat produksi biasanya berada di bawah target, akibat berbagai faktor teknis dan operasional di lapangan.

Arief menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir utilisasi kuota produksi umumnya hanya berada di kisaran 85–90%. 

“RKAB tahun-tahun sebelumnya saja performanya tidak pernah 100%, paling 85% sampai 90%."

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: