Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Dewan Energi Nasional (DEN) mendorong proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) berbasis Small Modular Reactor (SMR) masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), guna mempercepat realisasi target operasi komersial pada 2032–2033.
Anggota DEN Satya Widya Yudha mengatakan, dua lokasi yang disiapkan untuk tahap awal adalah Bangka Belitung dan Kalimantan Barat, masing-masing berkapasitas 250 megawatt (MW).
Rencana tersebut masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 milik PT PLN (Persero).
“DEN juga mendorong agar proyek SMR dimasukkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mempermudah proses,” ujar Satya dalam Workshop on Small Modular Reactor Deployment Considerations for Indonesia, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Secara jangka panjang, pemerintah menargetkan kapasitas nuklir mencapai 35 gigawatt (GW) untuk pembangkitan listrik pada 2060, serta sekitar 9 GW untuk produksi hidrogen.
Tahap awal ditargetkan 500 MW pada 2032–2033, sesuai RUKN dan RUPTL.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus