Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Keluar dari Selat Hormuz

Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Keluar dari Selat Hormuz Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dua kapal kargo pengangkut minyak mentah milik Pertamina dilaporkan tertahan di kawasan konflik Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu arteri utama perdagangan energi dunia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi, kedua kapal tersebut untuk sementara bersandar di lokasi yang lebih aman, guna memprioritaskan keselamatan awak kapal serta muatan energi yang akan dibawa ke Indonesia.

"Sekarang kapal itu lagi bersandar untuk cari tempat yang lebih aman, sambil kita melakukan negosiasi, komunikasi yang lebih baik agar kita cari solusinya," ujar Bahlil dalam acara buka bersama KAHMI di KESDM, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Pelaksana Tugas Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping (PIS) Vega Pita menjelaskan, dua kapal yang dimaksud adalah Pertamina Pride (Ship Management NYK) dan Gamsunoro (Synergy Ship Management).

Keduanya dilaporkan masih berada di area teluk yang memiliki tingkat risiko tinggi, akibat meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

Kedua kapal tersebut membawa kargo minyak mentah dari Timur Tengah, wilayah yang selama ini menyumbang sekitar 25% dari total impor crude oil Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus