Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Keluar dari Selat Hormuz

Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Keluar dari Selat Hormuz Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan

Situasi ini membuat pemerintah mulai menyiapkan langkah mitigasi, guna menjaga ketahanan pasokan energi domestik.

"Sambil kita memikirkan itu, maka kita mencari alternatifnya di Amerika untuk bisa menutupi apa yang ada pada dua kargo ini," ungkap Bahlil.

Vega memastikan sebanyak 30 pekerja dan keluarga di kantor cabang PIS Middle East (PIS ME) di Dubai, dalam kondisi aman dan terus mengikuti arahan Kedutaan Besar Republik Indonesia setempat.

“Sambil terus mengikuti perkembangan selama 24/7, kedua kapal kami upayakan bisa segera keluar dari area teluk."

"Saat ini, tim armada kami tengah menjalin komunikasi intens dengan pihak pengelola untuk koordinasi dan memastikan keselamatan para kru dan kapal,” ujar Vega.

Baca Juga: Bahlil: Storage Minyak 3 Bulan di Sumatra Bakal Dibangun Swasta

Secara keseluruhan, terdapat empat kapal PIS yang beroperasi di kawasan Timur Tengah, termasuk dua kapal yang masih berada di area teluk dan dipantau secara real time.

PIS juga berkoordinasi dengan ship management dan otoritas maritim setempat, serta mematuhi arahan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan RI di wilayah tersebut. (*)

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus