Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Nasib Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (6/4): Waspadai Dead Cat Bounce

Nasib Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (6/4): Waspadai Dead Cat Bounce Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga bitcoin mulai kehilangan momentum pada perdagangan akhir pekan di Jumat (6/3). Ia kehilangan momentum relinya baru-baru ini, seiring penurunan pasar saham global menyusul perang dari Iran dan Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Coinmarketcap, harga bitcoin berada dalam kisaran US$71.000. Ia sebelumnya sempat mendekati level psikologis yang lebih tinggi dalam beberapa hari terakhir di US$74.000.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Guncang Bitcoin, Indodax Soroti Pentingnya Manajemen Risiko

Chief Investment Officer Maelstrom, Arthur Hayes mengatakan reli bitcoin belum sepenuhnya aman meskipun harga sempat menguat sebelumnya. Tekanan pada pasar kripto juga muncul bersamaan dengan pelemahan indeks saham global, khususnya pada sektor teknologi dan perangkat lunak.

Menurut Hayes, bitcoin masih menunjukkan korelasi dengan sektor teknologi, terutama melalui pergerakan exchange traded funds perangkat lunak seperti iShares Expanded Tech-Software Sector ETF (IGV).

Ia menilai kondisi ini dapat menjadi sinyal bahwa kenaikan sebelumnya belum tentu menandakan tren bullish yang kuat.

“Bitcoin belum sepenuhnya aman. Bisa saja ini hanya dead cat bounce,” kata Hayes.

Selain faktor geopolitik, investor juga cenderung berhati-hati menjelang rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat di Februari 2026. Data ekonomi belakangan ini banyak menunjukkan hasil lebih kuat dari perkiraan, yang berpotensi membuat bank sentral menunda rencana pemangkasan suku bunga.

Berdasarkan Chicago Mercantile Exchange, para trader kini memperkirakan akan adanya peluang besar untuk suku bunga ditahan pada pertemuan bulan ini dan April.

Adapun bitcoin masih mendapat dukungan dari aliran dana ke produk investasi berbasis kripto. Arus dana yang lebih stabil ke bitcoin spot serta volume perdagangan yang relatif terjaga dinilai membantu menahan penurunan harga yang lebih dalam.

Baca Juga: Bitcoin Terkoreksi, Indodax Sebut Fase Konsolidasi Bitcoin Sebagai Siklus Wajar

Selain itu, reaksi pasar kripto terhadap gangguan geopolitik sejauh ini relatif terbatas. Jika sentimen pasar kembali positif, sejumlah analis menilai bitcoin masih berpeluang naik menuju kisaran US$74.000 hingga US$75.000.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar