Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Emiten Hotel Fitra (FITT) Batal Caplok Poseidon Shipping

Emiten Hotel Fitra (FITT) Batal Caplok Poseidon Shipping Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) memutuskan untuk membatalkan rencana akuisisi saham PT Poseidon Shipping Indonesia (PSI). 

Direktur Utama FITT, Joni Rial, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan hasil evaluasi terbaru yang dilakukan perusahaan.

"Sesuai dengan perkembangan terakhir, Perseroan memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana pembelian saham milik AGI pada PSI setelah mempertimbangkan manfaat dari pembelian saham tersebut terhadap going concern Perseroan," katanya. 

Rencana akuisisi tersebut sebelumnya berkaitan dengan pembelian saham milik PT Anaga Group Indonesia (AGI) di PSI yang telah dituangkan dalam Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PPJB) tertanggal 3 Februari 2026.

Informasi tersebut juga sempat disampaikan melalui Laporan Informasi atau Fakta Material No. 030/HFI/II/2026 tanggal 3 Februari 2026.

Seiring dengan keputusan pembatalan tersebut, para pihak yang terlibat dalam PPJB saat ini tengah menyelesaikan proses administrasi terkait pengakhiran perjanjian tersebut.

"Pembatalan rencana transaksi tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional Perseroan yang sedang berjalan. Perseroan tetap menjalankan kegiatan usahanya dan secara paralel melakukan evaluasi terhadap peluang pengembangan usaha ke depan," tutup Joni.

Baca Juga: Negosiasi Akuisisi Berlanjut, PT Rama Indonesia Incar 59,24% Saham DPUM

Sebelumnya, FITT juga mengalami perubahan struktur pengendali setelah PT Jinlong Resources Investment resmi menjadi pemegang saham pengendali baru. Proses pengambilalihan tersebut rampung pada 12 Desember 2025.

Dalam transaksi tersebut, Jinlong Resources Investment mengakuisisi 627 juta saham FITT yang sebelumnya dimiliki oleh Hendra Sutanto, Richard Suwandi Lie, serta PT Gloria Inti Nusantara.

Total saham yang diambil alih setara 48,07% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga pembelian Rp105 per saham. Dengan skema tersebut, nilai transaksi pengambilalihan mencapai Rp65.835.000.000.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri