- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Pantau Kilang Balongan, Pemerintah Pastikan Ketahanan Energi Regional Jawa Bagian Barat Aman
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Berdasarkan proyeksi periode 9 Maret hingga 1 April 2026, mobilitas masyarakat selama arus mudik diperkirakan mendorong kenaikan konsumsi sejumlah produk energi di wilayah Jawa Bagian Barat.
Permintaan bensin diproyeksikan meningkat sekitar 9,6 persen, sementara konsumsi LPG diperkirakan naik 2,86 persen, seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga.
Permintaan avtur diperkirakan naik tipis sebesar 0,5 persen, sedangkan kebutuhan BBM industri diproyeksikan meningkat 7,9 persen.
Sebaliknya, konsumsi solar diperkirakan turun hingga 27,3 persen, seiring pembatasan operasional kendaraan logistik selama periode arus mudik dan arus balik.
Untuk mengantisipasi dinamika kebutuhan tersebut, PT Pertamina (Persero) menyiagakan berbagai infrastruktur energi di wilayah RJBB, meliputi 1.620 SPBU, 439 Pertashop, 2.331 agen LPG, 206 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), serta dua agen minyak tanah.
Selama periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI), Pertamina juga menyiapkan sejumlah layanan tambahan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus