Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Sebab, kondisi stok energi nasional masih dalam posisi mencukupi.
Ia juga meminta masyarakat tidak melakukan panic buying di tengah situasi global saat ini.
“Jadi insyaallah kita tidak akan memakai pola-pola seperti negara lain, yang kita juga tahu kebutuhan rakyat apa, itu negara hadir," jelasnya.
Upaya menjaga keandalan pasokan energi domestik terus dilakukan, salah satunya melalui diversifikasi sumber impor minyak mentah.
Saat ini, sekitar 20% impor minyak Indonesia berasal dari kawasan Timur Tengah.
Seiring meningkatnya eskalasi konflik, pemerintah mulai mengalihkan sumber impor ke negara lain seperti Amerika Serikat, Afrika, dan Brasil.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus