Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Waspada Krisis Kemanusiaan, Timur Tengah Dibuat Membara Adu Tekanan Amerika Serikat dan Iran

Waspada Krisis Kemanusiaan, Timur Tengah Dibuat Membara Adu Tekanan Amerika Serikat dan Iran Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Negara Timur Tengah tengah dilanda kekhawatiran menyusul saling tukar ancaman yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Iran. Keduanya diketahui mengancam akan menyerang sistem energi hingga air masing-masing pihak akibat ketegangan terkait Selat Hormuz.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dari Iran. Hal ini menyusul blokade negara tersebut atas Selat Hormuz.

Baca Juga: Indonesia Ikut Terseret! Obligasi Negara Berkembang Merugi Gara-Gara Perang Iran

Ancaman tersebut dibalas tegas oleh Juru Bicara Militer Iran, Ebrahim Zolfaqari. Ia menyatakan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur energi negaranya akan dibalas dengan target yang jauh lebih luas.

“Seluruh infrastruktur energi, teknologi informasi, dan fasilitas desalinasi air milik musuh dan sekutunya dalam kawasan akan menjadi target,” ujarnya, dikutip dari Reuters.

Iran juga menegaskan bahwa jika hal tersebut dilakukan, pihaknya akan menutup penuh wilayah dari Selat Hormuz. Padahal sebelumnya, selat tersebut terbuka untuk pihak yang tidak terkait dengan musuh dari Iran.

Adapun serangan terhadap fasilitas listrik dan air berpotensi menimbulkan dampak besar, terutama bagi negara-negara seperti Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Negara-negara ini sangat bergantung pada listrik untuk mengoperasikan fasilitas desalinasi yang menghasilkan air bersih.

Konflik yang kini menyasar infrastruktur sipil vital seperti listrik dan air menandai fase baru yang lebih berbahaya. Dampaknya meliputi lonjakan harga energi global, gangguan pasokan air hingga risiko krisis kemanusiaan baru di Timur Tengah.

Baca Juga: Jalur Energi Dunia Jadi Taruhan, Netanyahu Desak Dunia Bersatu Lawan Iran

Iran dan Amerika Serikat sendiri masih berkonflik dan belum menunjukkan tanda-tanda terbuka untuk gencatan senjata. Dengan korban jiwa yang telah mencapai ribuan, konflik ini semakin menunjukkan dampak luas tidak hanya secara militer, tetapi juga terhadap stabilitas ekonomi dan kehidupan masyarakat global.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar