Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Musisi Jawa Tengah Didorong Tembus Panggung Internasional

Musisi Jawa Tengah Didorong Tembus Panggung Internasional Kredit Foto: Dok. Kemenekraf
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong musisi daerah, khususnya dari Jawa Tengah, untuk menembus panggung nasional hingga internasional.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Direktorat Musik, Deputi Bidang Kreativitas Media, dengan memfasilitasi produksi dua video musik dari talenta Jawa Tengah, yaitu Alrosta Group dan Man Osman, dalam program AKTIF (Akselerasi Kreatif) Musik.

Baca Juga: Kemenkop Perkuat Ekosistem Perikanan Lewat Industri Pendukung

“Melalui AKTIF Musik, kami ingin hadir langsung mendampingi musisi daerah, tidak hanya dalam proses produksi, tetapi juga dalam membangun cerita dan kualitas karya yang bisa terhubung dengan publik,” ujar Menteri Ekraf/Kepala Badan Ekraf, Teuku Riefky Harsya, dikutip dari siaran pers Kemenekraf, Rabu (25/3).

Kegiatan ini berlangsung di Surakarta pada 9–11 Maret 2026 dan bertujuan mendorong promosi, distribusi, serta peningkatan kapasitas musisi lokal di berbagai daerah Indonesia. Dalam program ini, Man Osman yang mengusung genre pop bekerja sama dengan Lokananta dan Red Ring Production memproduksi video musik berjudul Sisa Senja di Matamu yang dijadwalkan rilis pada 18 Maret 2026.

Lagu ini mengangkat tema perjalanan sebagai cara semesta menuntun manusia pulang, dengan proses pengambilan gambar dilakukan di Kota Surakarta dan sekitarnya. Momentum perilisannya bertepatan dengan suasana menjelang Hari Raya Idulfitri, saat masyarakat Indonesia identik dengan tradisi ‘pulang’.

Sementara itu, Alrosta Group yang dikenal dengan genre pop Jawa/koplo berkolaborasi dengan Pragita dan Belive dalam produksi video musik Sesulih yang dijadwalkan rilis pada 21 Maret 2026. Karya ini mengangkat kisah cinta yang kandas, namun pulih seiring waktu, menghadirkan narasi emosional tentang luka dan harapan baru.

Proses produksi dilakukan di sejumlah lokasi di Jawa Tengah, termasuk Surakarta, Tawangmangu, dan Karanganyar, yang memperkuat nuansa visual penuh nostalgia.

Alrosta Group dan Man Osman menyampaikan apresiasi atas fasilitasi yang diberikan Kementerian Ekraf. Dukungan tersebut tidak hanya berupa bantuan produksi, tetapi juga mencakup penguatan konseptual serta peningkatan kapasitas kelembagaan, sehingga mendorong musisi daerah untuk lebih siap bersaing di industri musik nasional.

Baca Juga: Menkop Soroti Dana Umat Ratusan Triliun yang Belum Terserap Optimal

Program AKTIF Musik merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Ekraf dalam menciptakan nilai tambah ekonomi melalui subsektor musik, termasuk dengan membuka peluang distribusi dan komersialisasi karya kreatif. Dengan melibatkan kolaborasi lintas pelaku industri, program ini diharapkan mampu memperkuat posisi musik lokal sebagai bagian dari mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional berbasis kreativitas.

Program ini bukan hanya berupa pendampingan saja, namun juga pembentukan ekosistem industri musik di daerah yang berkelanjutan dengan melakukan penghitungan dampak yang terukur melalui pendanaan video musik, fasilitasi kontrak (hak cipta dan hak terkait), promosi dan komersialisasi produk, serta monitoring dan evaluasi oleh Kantor Staf Presiden.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: