Kredit Foto: South China Morning Post
Nama robot ini adalah YDHB-NS01.
Dr Zhai Yuanlin selaku penulis utama studi menyebutkan, robot ini menunjukkan hasil awal yang menjanjikan.
“Aplikasi klinis awal menunjukkan sistem berbantuan robot YDHB-NS01 layak untuk angiografi serebral diagnostik, dan menunjukkan indikasi awal keamanan serta kinerja prosedural yang sebanding dengan metode manual konvensional,” tulis Zhao Yuanli dalam jurnal bedah saraf Tiongkok.
Robot YDHB-NS01 dikembangkan dan diproduksi di provinsi Hebei dan menjadi robot intervensi vaskular pertama di Tiongkok, sekaligus robot intervensi serebrovaskular pertama di dunia yang disetujui.
Zhao Yuanlin dan timnya dalam jurnal Chinese Neurisurgical Journal menjelaskan, dalam melakukan operasi bedah otak secara manual terdapat beberapa tantangan.
Salah satunya, dokter harus memasukkan kawat pemandu tipis dari paha pasien hingga ke pembuluh darah otak dengan bantuan fluoroskopi sinar-X.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: