Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Meta Pangkas Ratusan Karyawan, Fokus ke Investasi AI

Meta Pangkas Ratusan Karyawan, Fokus ke Investasi AI Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Meta kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan dari berbagai tim pada Hari Rabu, sebagai bagian dari strategi efisiensi dan pengalihan fokus ke investasi besar di bidang artificial intelligence (AI).

Melansir Reuters, PHK yang terjadi pada Rabu tersebut menyasar berbagai tim, termasuk divisi Reality Labs, media sosial, serta operasional perekrutan.

"Tim-tim di seluruh Meta secara teratur melakukan restrukturisasi atau menerapkan perubahan, untuk memastikan mereka berada dalam posisi terbaik untuk mencapai tujuan mereka."

"Jika memungkinkan, kami mencari peluang lain bagi karyawan yang posisinya terdampak," kata juru bicara Meta, dikutip pada Kamis (26/3/2026).

Menurut laporan Business Insider, pengumuman PHK ini pertama kali diumumkan oleh beberapa karyawan yang bekerja di Reality Labs, dan bagian rekrutmen mengumumkan di LinkedIn, posisi mereka telah dihilangkan.

Langkah efisiensi ini tidak lepas dari tekanan biaya yang meningkat akibat ambisi besar Meta dalam pengembangan AI.

Perusahaan induk Facebook tersebut memperkirakan total pengeluaran mencapai US$162 miliar hingga US$169 miliar pada 2026.

Meta juga menggelontorkan dana besar untuk merekrut talenta AI terbaik, yang turut mendorong kenaikan biaya kompensasi karyawan.

Per akhir Desember, Meta tercatat memiliki hampir 79.000 karyawan.

Namun, seiring fokus baru perusahaan, sejumlah unit seperti Reality Labs, Facebook, penjualan, hingga operasional global ikut terdampak gelombang PHK terbaru ini.

Di sisi lain, Meta juga terus mendorong pemanfaatan AI secara besar-besaran.

CTO Meta Andrew Bosworth bahkan mengambil alih inisiatif "AI for Work," untuk mempercepat adopsi teknologi tersebut di seluruh lini perusahaan.

"Saya terpesona oleh kekuatan AI untuk mentransformasi perusahaan kita, dan ingin sekali memanfaatkan kekuatannya untuk setiap individu dan tim," tulisnya dalam memo internal, dikutip dari The Wall Street Journal, Kamis (26/3/2026).

Menariknya, pemangkasan ini terjadi di tengah rencana kenaikan kompensasi besar bagi sejumlah petinggi perusahaan, yang dikaitkan dengan target pertumbuhan harga saham perusahaan dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga: Meta Siapkan PHK Besar, 20% Karyawan Terancam

Sejak 2023, CEO Meta Mark Zuckerberg memang gencar mendorong efisiensi perusahaan.

PHK dan pemangkasan biaya pun menjadi bagian dari strategi yang kini juga dilakukan oleh banyak perusahaan teknologi besar lainnya, di tengah perlombaan investasi AI. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus