Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Emiten Properti Hermanto Tanoko (RISE) Catat Lonjakan Laba 133% pada 2025

Emiten Properti Hermanto Tanoko (RISE) Catat Lonjakan Laba 133% pada 2025 Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) atau Tanrise Property menunjukkan kinerja keuangan impresif sepanjang 2025.

Emiten Hermanto Tanoko ini berhasil membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp87,19 miliar, melesat 133,45% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp37,34 miliar.

Lonjakan tersebut turut mendorong laba per saham dasar naik menjadi Rp5,38, dari sebelumnya Rp2,31. Pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp410,71 miliar, naik dari Rp365,58 miliar.

Sumber pendapatan terbesar berasal dari segmen real estate sebesar Rp220,88 miliar, diikuti perhotelan Rp180,47 miliar, serta perkantoran Rp9,36 miliar.

Jika dilihat dari sisi wilayah, kontribusi terbesar datang dari Surabaya sebesar Rp332,44 miliar, disusul Sidoarjo Rp38,16 miliar, Gresik Rp13,54 miliar, Malang Rp10,2 miliar, Bali Rp6,5 miliar, Bandung Rp5,38 miliar, Medan Rp3,23 miliar, dan lainnya Rp1,43 miliar.

Meski beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp214,48 miliar dari Rp179,07 miliar, RISE tetap mampu mencatatkan laba kotor sebesar Rp196,23 miliar, naik dari Rp186,51 miliar. 

Efisiensi juga terlihat dari penurunan beban penjualan menjadi Rp21,46 miliar dari Rp25,14 miliar, serta beban umum dan administrasi yang turun ke Rp88,88 miliar dari Rp114,71 miliar.

Total beban usaha pun menyusut menjadi Rp110,34 miliar dari Rp139,85 miliar. Alhasil, laba usaha ikut terkerek menjadi Rp85,89 miliar, meningkat tajam dari Rp46,66 miliar.

Baca Juga: Tahan Guncangan Ekonomi, Pendapatan dan Laba Metrodata (MTDL) Tetap Tumbuh di 2025

Baca Juga: Bisnis Properti Lesu, Laba Summarecon (SMRA) Ambles 44,18% Sepanjang 2025

Dari sisi neraca, total aset Perseroan meningkat menjadi Rp3,52 triliun dibandingkan Rp3,42 triliun pada akhir 2024. Sementara itu, liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp747,45 miliar dari Rp814,07 miliar, dan ekuitas menguat menjadi Rp2,77 triliun dari sebelumnya Rp2,6 triliun.

Kombinasi pertumbuhan pendapatan, efisiensi beban, serta penguatan struktur keuangan menjadi faktor utama yang mendorong kinerja RISE melesat sepanjang tahun 2025.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri