Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Hari Ini Kamis (2/4) Dibuka Melemah 0,44% ke Level 7.153

IHSG Hari Ini Kamis (2/4) Dibuka Melemah 0,44% ke Level 7.153 Kredit Foto: Annisa Nurfitri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 31,32 poin atau -0,44% ke level 7.153,11 pada perdagangan Kamis, 2 April 2026. Merujuk data RTI pada pukul 09.05 WIB, IHSG masih tercatat turun 37,93 poin atau -0,53% ke 7.146,50.

Pergerakan saham pada awal perdagangan hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 271 saham bergerak turun, 220 saham bergerak naik dan 191 saham tidak bergerak. 

Per pagi hari ini, IHSG mencatatkan volume perdagangan 2,4 miliar lembar saham dengan frekuensi 157.293 kali. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp1,29 triliun. 

PT Remala Abadi Tbk (DATA) menjadi saham paling anjlok dengan penurunan -10,94% ke Rp2.280. Diikuti PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) yang ambruk -10,19% ke Rp97 dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) yang terperosok -9,63% ke Rp845. 

Sementara saham dengan kenaikan tajam diduduki PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) yang loncat 24,68% ke Rp1.440, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang melejit 22,76% ke Rp890 dan PT Mitra Investindo Tbk (MITI) yang melesat 17,46% ke Rp296. 

Korea Investment & Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan di rentang 7,100-7,250, setelah sebelumnya ditutup melonjak 1,93% ke level 7.184,4 pada Rabu (1/4/2026).

Penguatan tersebut didorong sentimen risk-on global usai meredanya konflik Timur Tengah. Pasar juga merespons positif rilis data inflasi domestik Maret yang terkendali. 

Rupiah berpotensi bergerak menguat terbatas di kisaran Rp16,900-Rp17,020 per dolar AS. Penguatan ini ditopang meredanya ketegangan geopolitik dan rilis indikasi pelemahan pada pasar tenaga kerja Amerika Serikat. 

Baca Juga: IHSG Kamis (2/4) Berpotensi Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan Saham-saham Ini

Baca Juga: Asing Tetap Jualan Meski IHSG Perkasa, Saham Bank Himbara Jadi Sasaran

Harga minyak turun akibat optimisme gencatan senjata dan kenaikan persediaan AS, yang menandakan pasokan membaik.

Adapun harga emas naik karena pelemahan dolar yang mendorong permintaan, sementara tembaga menguat seiring meredanya tensi dan dolar yang lebih lemah mendukung prospek manufaktur.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement