Belajar dari Kasus Amsal Sitepu, DPR Desak Reformasi Menyeluruh di Tubuh Kejaksaan
Kredit Foto: Instagram/Benny K Harman
Lebih lanjut, Legislator Fraksi Partai Demokrat itu juga menekankan bahwa reformasi kejaksaan tidak hanya menyangkut perubahan regulasi, tetapi juga transformasi budaya kerja. Benny menilai, pola kerja yang lambat dan tidak responsif harus segera ditinggalkan.
“Kalau bisa selesai satu menit, jangan dibuat sepuluh jam. Ini soal budaya kerja,” ujarnya.
Menurutnya, perubahan budaya kerja tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan sistem penegakan hukum yang lebih modern dan berkeadilan. Ia juga menekankan pentingnya mengubah paradigma penegakan hukum agar lebih berpihak kepada masyarakat.
“Kita ingin keadilan itu benar-benar dirasakan oleh rakyat kecil,” ucapnya.
Baca Juga: Menkraf Soal Kasus Amsal Sitepu: HPS Jasa Kreatif Berbeda dengan Pengadaan Barang
Komisi III DPR RI, lanjut Benny, berharap kasus Amsal Sitepu dapat menjadi momentum untuk mendorong reformasi menyeluruh di tubuh kejaksaan. Ia menegaskan, perubahan budaya kerja menjadi kunci dalam memperbaiki kualitas penegakan hukum di Indonesia.
“Ini harus jadi pembelajaran bersama. Tidak boleh terjadi lagi di tempat lain,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait:
Advertisement