Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rupiah Tembus Rp17.105, Purbaya Sebut Masih Sesuai Skenario

Rupiah Tembus Rp17.105, Purbaya Sebut Masih Sesuai Skenario Kredit Foto: Cita Auliana
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa melemahnya nilai tukar rupiah ke level Rp17.100 per dolar Amerika Serikat (AS) masih berada dalam skenario yang telah disimulasikan pemerintah.

Pada perdagangan Selasa sore (7/4/2026), rupiah ditutup melemah ke posisi Rp17.105 per dolar AS. Nilai ini turun 70 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.035, setelah sempat tertekan hingga 75 poin sepanjang hari.

"Nggak, saya tekankan dulu ya, angka simulasi itu rupiah-nya bukan rupiah di APBN yang sebelumnya, sudah dinaikkan ke level tertentu, jadi itu masih termasuk dalam hitungan skenario," ujar Purbaya saat diskusi bersama media di Kantin Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Purbaya menjelaskan kebijakan terkait stabilisasi nilai tukar rupiah menjadi kewenangan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Pemerintah, lanjutnya, akan fokus menjaga fundamental ekonomi agar tetap kuat.

“Jadi kalau rupiah kita serahkan ke bank sentral, ke ahlinya lah, saya percaya dia bisa betulin,” jelasnya.

Sementara itu, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut dalam jangka pendek.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.100, Beban Subsidi Energi Kian Berat

Baca Juga: Rupiah Melemah dan Harga Minyak Naik, IHSG Diprediksi Terjun Bebas

Baca Juga: APBN Tekor Rp6 Triliun Tiap Harga Minyak Naik US$1, Purbaya Jaga Defisit di 2,9%

Ibrahim menyebut pada perdagangan berikutnya rupiah berpotensi bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di kisaran Rp17.100 hingga Rp17.150 per dolar AS.

“Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp17.100–Rp17.150,” kata Ibrahim.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement