Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Ia menegaskan, percepatan belanja ini akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi kuartal pertama dan seterusnya.
"Makanya kita yakin 5,5% itu akan tercapai," tegas Febrio.
Meski dihadapkan pada tantangan global seperti kenaikan harga minyak, Kemenkeu memastikan stabilitas fiskal tetap terjaga melalui pengendalian defisit dan perlindungan daya beli masyarakat.
“Nah, tetapi defisitnya kita jaga, belanja kita jaga, daya beli masyarakat kita jaga."
Baca Juga: Gejolak Global Makin Kuat, DPR Tegaskan Peran Swasta Jadi Kunci Jaga Ekonomi Indonesia
"Supaya pertumbuhan ekonomi akan tetap berlanjut,” imbuhnya.
Dengan kombinasi faktor domestik yang kuat, Kemenkeu menilai target pertumbuhan ekonomi 5,5% pada 2026 tetap realistis, meski tekanan global masih membayangi. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: