Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Menlu Iran Ceritakan Alasan Kenapa Perundingan Damai dengan AS Bisa Gagal

Menlu Iran Ceritakan Alasan Kenapa Perundingan Damai dengan AS Bisa Gagal Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menuding Amerika Serikat (AS) sebagai penyebab gagalnya perundingan damai kedua negara di Islamabad, Pakistan.

Araghchi menyebut AS sengaja mengajukan tuntutan maksimalis dan melontarkan ancaman blokade laut saat kesepakatan hampir tercapai.

Melalui unggahannya di platform media sosial X pada Senin (13/4) pagi waktu setempat, Araghchi mengungkapkan bahwa Teheran dan Washington sejatinya hanya "tinggal selangkah lagi" untuk meresmikan kesepakatan.

Perundingan yang digelar pada Sabtu (11/4) tersebut sebelumnya diharapkan menjadi titik terang untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.

"Dalam pembicaraan intensif di tingkat tertinggi selama 47 tahun ini, Iran terlibat dengan AS membawa iktikad baik untuk mengakhiri perang," tulis Araghchi. 

"Namun, ketika hanya tinggal selangkah lagi dari 'MoU Islamabad', kami justru menghadapi maksimalisme, tuntutan yang berubah-ubah, dan ancaman blokade. Tidak ada pelajaran yang dipetik. Niat baik akan dibalas dengan niat baik. Permusuhan akan melahirkan permusuhan," tegasnya.

Presiden AS Donald Trump melalui akun Truth Social miliknya menyatakan bahwa Angkatan Laut AS akan segera memulai blokade terhadap kapal-kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz.

Pernyataan Trump tersebut langsung direspons keras oleh militer Iran. Komandan Angkatan Laut Iran, Shahram Irani, menyebut ancaman blokade di Selat Hormuz itu sebagai sesuatu yang "sangat konyol dan menggelikan."

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement