Kredit Foto: BPMI
Pemerintah Indonesia dan Rusia menyepakati kerja sama jangka panjang di sektor energi.
Kerja sama ini mencakup pasokan minyak mentah (crude oil), LPG, hingga pembangunan infrastruktur energi, guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, hasil tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam lawatan ke Rusia pada 14 April 2026.
“Kerja sama ini bersifat jangka panjang, khususnya di bidang energi."
"Kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia, termasuk dukungan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan cadangan energi nasional."
"Selain itu kita juga melakukan komunikasi terkait dengan LPG,” ujar Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Amry Nur Hidayat
Advertisement