Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Zulhas Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Zulhas Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Kredit Foto: Istihanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Zulhas saat melakukan kunjungan kerja ke BBH Farm di Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Widiastuti.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat menjadi kunci untuk membangun sistem pangan yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu menjawab tantangan global,” ujar Zulhas.

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas berdialog langsung dengan kelompok tani, peternak, hingga pelaku usaha jamu lokal untuk menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan. Sejumlah isu strategis turut mengemuka, mulai dari akses pembiayaan, peningkatan produktivitas, hingga penguatan rantai pasok pangan.

Menurutnya, saat ini masih terdapat ketimpangan dalam distribusi pembiayaan, di mana sebagian besar kredit nasional lebih banyak terserap oleh korporasi dibandingkan pelaku ekonomi rakyat.

Ia menegaskan, penguatan sektor pangan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup efisiensi serta tata kelola yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga: Menko Pangan Zulhas: Perang Timur Tengah Picu Kelangkaan Karung Gabah

Zulhas juga menyebut pemerintah telah mendorong berbagai kebijakan strategis untuk menciptakan ekosistem usaha pangan yang lebih kondusif dan berdaya saing. Dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun terakhir, puluhan regulasi telah diterbitkan untuk mendukung sektor tersebut.

“Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak sebagai pelaku utama dalam sistem pangan nasional,” katanya.

Selain berdialog, Zulhas meninjau langsung fasilitas produksi dan kandang di BBH Farm yang mengusung model peternakan terintegrasi dengan sektor pertanian dan pengolahan hasil. Model ini dinilai mampu mendukung penyediaan sumber protein sekaligus memperkuat keterkaitan antar subsektor pangan.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan pelaku usaha jamu sebagai bagian dari upaya diversifikasi produk berbasis bahan baku lokal yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Zulhas menegaskan komitmennya untuk terus mengoordinasikan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi yang berkelanjutan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah

Tag Terkait:

Advertisement