Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Lulusan Kopdes Merah Putih Bakal Ikuti Pelatihan Komcad dan Kontrak 2 Tahun di Agrinas

Lulusan Kopdes Merah Putih Bakal Ikuti Pelatihan Komcad dan Kontrak 2 Tahun di Agrinas Kredit Foto: WE
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan bahwa para pelamar yang dinyatakan lulus seleksi SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjalani Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan (Komcad) serta mendapatkan kontrak kerja profesional selama dua tahun di bawah naunga PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).

Langkah ini diambil untuk mengasah kedisiplinan dan kesiapan manajerial para petugas yang akan menjadi penggerak ekonomi di wilayah pedesaan dan pesisir.

Zulhas menegaskan pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 7 Juni 2026, yang akan menjadi titik awal bagi para manajer terpilih untuk mengawal distribusi logistik pangan dan memutus rantai tengkulak yang selama ini menghambat kesejahteraan petani.

"Pengumuman hasil tes akhir dijadwalkan 7 Juni 2026, yang akan dilanjutkan dengan pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan (Komcad) dan pelatihan manajerial. Dua tahun di Agrinas Pangan setelah itu akan menjadi petugas koperasi. Sementara skema gaji nanti akan disampaikan, tentu Agrinas Pangan yang akan membayar," jabarnya dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Hingga tahap verifikasi administrasi, Panselnas mencatat sebanyak 483.648 pelamar dinyatakan memenuhi syarat dari total 639.732 pendaftar. 

Angka ini mencerminkan tingginya minat putra-putri terbaik bangsa untuk berkontribusi dalam penguatan ekonomi domestik. 

Saat ini, para peserta tengah mengikuti Tes Kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN di 72 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia guna menjamin transparansi dan objektivitas seleksi.

Lebih lanjut, SDM yang lolos seleksi diharapkan mampu menjalankan fungsi koperasi sebagai offtaker strategis. 

Kopdes Merah Putih akan berperan sebagai penyerap hasil produksi desa dengan harga yang kompetitif serta memastikan barang-barang subsidi pemerintah, seperti pupuk dan gas, tersalurkan secara akurat dan akuntabel.

“Kopdes atau Koperasi Kelurahan itu selain memotong rantai pasok yang panjang, dia juga bisa offtaker. Infrastruktur pemerintah seperti PKH, subsidi pupuk, dan gas nanti akan disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih,” tambah Zulhas.

Setelah melewati tes CAT yang berakhir pada 12 Mei mendatang, peserta masih harus mengikuti seleksi kompetensi tambahan, meliputi tes mental ideologi serta pemeriksaan kesehatan pada akhir Mei 2026. 

Seluruh pemutakhiran informasi hanya dapat diakses melalui portal resmi phtc.panselnas.go.id. Pemerintah menjamin proses ini bebas dari pungutan biaya serta praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra