Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Laba Bersih 2025 Melonjak 52,2%, Produk Voucher Jadi Mesin Uang UVCR

Laba Bersih 2025 Melonjak 52,2%, Produk Voucher Jadi Mesin Uang UVCR Kredit Foto: Ultra Vouche
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) atau emiten pemilik merek Ultra Voucher mencatatkan lonjakan kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025. Perseroan membukukan laba neto tahun berjalan sebesar Rp5,5 miliar, naik 52,2% dibandingkan laba bersih 2024 sebesar Rp3,6 miliar.

Kenaikan laba terjadi seiring pertumbuhan penjualan neto yang mencapai Rp982,2 miliar atau meningkat 17,7% dari posisi 2024 sebesar Rp834,4 miliar. Perseroan menyebut pertumbuhan ditopang bisnis voucher belanja yang tetap menjadi sumber pendapatan utama.

Sepanjang 2025, penjualan voucher belanja menyumbang Rp915,4 miliar atau setara 93,2% dari total penjualan neto perusahaan. Penjualan tersebut berasal dari voucher fisik maupun digital, termasuk produk Ultra Voucher Gift Card (UVGC).

Perseroan juga mencatat kenaikan laba per saham dasar menjadi Rp2,7 per saham dari sebelumnya Rp1,8 per saham pada 2024.

Meski beban pokok penjualan naik menjadi Rp942,4 miliar dari Rp797,2 miliar pada tahun sebelumnya, UVCR tetap mampu menjaga pertumbuhan laba. Selain itu, pos penghasilan lain-lain neto meningkat menjadi Rp15,2 miliar dari Rp8,9 miliar, yang ikut menopang laba sebelum pajak.

Dari sisi neraca, total aset perseroan per 31 Desember 2025 tercatat Rp217 miliar, meningkat 11,4% dibanding posisi akhir 2024 sebesar Rp194,8 miliar. Posisi kas naik menjadi Rp1,8 miliar dari Rp1,6 miliar pada tahun sebelumnya.

Total liabilitas tercatat Rp113,4 miliar, naik dari Rp96,7 miliar. Peningkatan terutama dipicu kenaikan uang muka pelanggan yang mencapai Rp43 miliar.

Sementara itu, total ekuitas menguat menjadi Rp103,6 miliar dibandingkan Rp98,1 miliar pada 2024. Perseroan menyebut kenaikan ditopang pertumbuhan saldo laba belum dicadangkan sebesar 31,4% menjadi Rp23,2 miliar.

Sejalan dengan kinerja keuangan, Ultra Voucher menutup program undian UVGC Raffle melalui pengumuman pemenang utama pada 19 April 2026 di Central Park, Jakarta. Program itu merupakan bagian dari strategi memperluas penggunaan voucher dan gift card di masyarakat.

CEO Ultra Voucher Hady Kuswanto mengatakan penggunaan voucher digital dan gift card memiliki potensi berkembang lebih luas di Indonesia.

“Pemanfaatan instrumen ini di Indonesia memiliki potensi untuk diadopsi secara lebih luas oleh masyarakat sebagai langkah menuju modernisasi dalam sistem transaksi, pemberian rewards, serta aktivitas gifting di masa mendatang,” ujar Hady.

Perseroan juga menggelar Ultra Voucher Festival 2026 pada 14–19 April 2026 di Central Park yang melibatkan puluhan merchant dari sektor ritel, makanan dan minuman, kecantikan, traveling, serta gaya hidup.

Baca Juga: FORE Cetak Laba Rp9,4 M, Tumbuh 60% di Tengah Tekanan

Baca Juga: Efek Cip AI, Laba Samsung Tembus Rp645,62 Triliun di Kuartal I-2026

Baca Juga: Diakuisisi MTA, Laba IRSX Melonjak 4.700% Jadi Rp25 Miliar

CTCO Ultra Voucher Riky Boy H Permata mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan layanan dan memperkuat interaksi dengan pengguna.

“Pendekatan berbasis kolaborasi dan interaksi langsung dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait pemanfaatan voucher dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Riky.

Perseroan menyatakan UVGC akan menjadi fokus strategis bisnis pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait:

Advertisement