Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sulit untuk Berkomunikasi, Mojtaba Khamenei Disebut Mengalami Kecacatan

Sulit untuk Berkomunikasi, Mojtaba Khamenei Disebut Mengalami Kecacatan Kredit Foto: Reuters
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kondisi kesehatan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menjadi sorotan di tengah konflik yang masih berlangsung. Spekulasi terus berkembang setelah ia dilaporkan mengalami luka serius akibat insiden pengeboman pada fase awal perang.

Meski mengalami cedera berat, sejumlah sumber keamanan menyebut Mojtaba masih dalam kondisi sadar dan tetap terlibat dalam pengambilan keputusan strategis negara.

Seorang sumber keamanan mengungkapkan bahwa Mojtaba saat ini berada di lokasi persembunyian dengan tingkat isolasi yang sangat tinggi. Ia disebut tidak lagi menggunakan perangkat komunikasi seperti telepon genggam dan tidak melakukan pertemuan langsung dengan pejabat penting.

Menurut sumber tersebut, seluruh komunikasi kini dilakukan melalui sistem kurir yang bertugas menyampaikan pesan secara berantai.

“Dia masih memegang kendali, tetapi cara komunikasinya sangat terbatas. Anda tidak bisa menjalankan negara secara normal dengan kondisi seperti itu,” ujar sumber tersebut.

Kendati demikian, sumber yang sama menegaskan bahwa pemerintahan Iran belum kehilangan kendali penuh atas situasi negara, meski menghadapi tekanan besar di tengah konflik.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyatakan bahwa Mojtaba mengalami luka parah hingga menyebabkan kecacatan.

Laporan The New York Times juga menyebutkan bahwa Mojtaba tengah menjalani masa pemulihan akibat luka bakar serius di bagian wajah dan bibir. Media dari Amerika Serikat itu menyebut cedera tersebut dilaporkan membuatnya mengalami kesulitan berbicara.

Kondisi inilah yang diyakini menjadi alasan utama mengapa Mojtaba belum muncul ke publik sejak insiden tersebut, memicu berbagai spekulasi terkait stabilitas kepemimpinan di Iran.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait: