Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Paspor Ekspor untuk Kriya Lokal? 20 Jenama Siap Mendunia Lewat ASIK Batch 3

Paspor Ekspor untuk Kriya Lokal? 20 Jenama Siap Mendunia Lewat ASIK Batch 3 Kredit Foto: DJKI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menegaskan komitmennya untuk mendorong jenama kriya lokal menembus pasar global.

Salah satu langkah nyata adalah melalui program Boothcamp Akselerasi Ekspor Ekonomi Kreatif (ASIK) Kriya Batch 3, yang diikuti oleh 20 jenama terpilih dari berbagai daerah di Indonesia.

Program ini menjadi jembatan bagi para pegiat kriya untuk berkembang sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat internasional.

"Kami melihat potensi besar dari para peserta Batch 3 untuk menjadi representasi kriya Indonesia di pasar global," ujar Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Yuke Sri Rahayu, dikutip dari siaran pers Kemenekraf, Selasa (5/5). 

Peserta nantinya bakal mendapatkan pelatihan intensif selama 5 hari mulai 4 hingga 8 Mei 2026 di Tangerang Selatan. Mereka berasal dari berbagai wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang Selatan, Kebumen, Bandung, Cilegon, Sukabumi, Sukoharjo, Sidoarjo, Yogyakarta, Jember, Bali, hingga Lombok Barat dan Binjai.

Seluruh peserta telah melalui kurasi ketat para praktisi dengan mempertimbangkan aspek kualitas produk, nilai inovasi, orisinalitas desain, serta potensi keberlanjutan usaha yang memiliki daya tarik bagi pembeli mancanegara.

ASIK Kriya merupakan komitmen berkelanjutan Kementerian Ekraf setelah berhasil dengan 2 batch sebelumnya, dengan diikuti 40 jenama. ASIK Kriya dirancang bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan sebuah ekosistem pengembangan bisnis komprehensif yang mencakup penguatan identitas jenama, pengembangan produk berbasis kebutuhan pasar, hingga pendampingan menuju pasar ekspor.

Baca Juga: Permendag Baru: Ekspor Bisa Dicabut Seketika, Mekansismenya Begini

Baca Juga: Produk Fesyen dan Kriya IKM Harus Estetis Sekaligus Komersial, Ini Strateginya

"Melalui ASIK Kriya, diharapkan pelaku usaha tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produk, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas, termasuk peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan ekosistem ekonomi kreatif di daerah masing-masing," tegas Yuke.

Setelah bootcamp, peserta akan mendapatkan tambahan pelatihan intensif dan pengembangan kolaborasi produk guna bersiap mengikuti berbagai pameran strategis di dalam maupun luar negeri.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya